Beranda Tentang Kami
Berita

Departemen
Riset dan Komunikasi

Kami adalah Departemen termuda, yang terdiri dari 5 ahli, yang mana dua Staf dari tim ini merupakan generasi tua (yang berpengalaman!). Kami berbicara dan berdiskusi tentang banyak hal, untuk merencanakan proyek hingga mempromosikan seluruh kegiatan dari Departemen lain. Kami tidak pernah bisa hidup tanpa laptop dan koneksi internet yang baik.

Kami bertanggung jawab untuk Website dan penulisannya, sebagai contoh. Tetapi kami juga mengelola majalah BIT dan komunikasi visual Media Sosial. Kami melakukan riset, mengambil foto dan memproduksi video beserta podcast, serta merencanakan kampanye. Kami berbicara dalam Bahasa Indonesia, Dayak, Inggris, Perancis dan Italia. Ayo mengobrol!

Komunikasi Media Sosial Mengelola Majalah
Mengelola Website

Tentang Departemen

Tentang Departemen

Apa tujuan dari LSM yang memiliki ide bagus tetapi hanya sedikit orang, terutama hanya orang lokal yang mengetahui keberadaan, proyek dan kebutuhan dari penerima manfaatnya? Sayangnya, inilah dunia kita, media arus utama tidaklah semandiri ataupun seprofesional itu, dan seringkali mereka melayani kepentingan suatu kelompok yang menghancurkan lingkungan hidup Kalimantan dan merampok masa depan generasi muda kita. Itulah sebab BIT dari awal kegiatannya berfikir bahwa buku-buku dan paparan riset yang menarik tidak cukup untuk mendobrak dinding kesunyian dan penyensoran. Jadi, kami memutuskan untuk memberikan suara untuk orang-orang yang ingin menyuarakannya dengan lantang, melalui staf baru yang berpengalaman di bidang IT dan media, memberi kami sebuah strategi yang bertujuan untuk menjangkau sejumlah audiensi yang lebih beragam, untuk menginformasikan mereka hal-hal teknis yang Staf kami lakukan atau kami saksikan di desa maupun hutan di Kalimantan Tengah. Sebuah majalah cetak, “Panutung Tarung” (saat ini juga tersedia online) diterbitkan dengan sejumlah artikel dalam Bahasa Indonesia dan Dayak yang menjadi jembatan awal antara kelompok masyarakat dan publik. Kemudian kami memulai produksi documenter pendek dan juga podcasts, dengan memberi pelatihan ke seluruh rekan dalam pembuatan video, fotografi dan teknik menulis. Kami membuat “Studio Kuan”, sebuah fasilitas produksi multimedia yang dibuka untuk warga net yang memerlukan ruang untuk menyampaikan perubahan positif. Terakhir, sejak BIT lahir dengan tujuan untuk mengedukasi dan juga menggerakkan generasi baru untuk aktivisme – kami meluncurkan channel Media Sosial, bertaruh pada fantasi dan antusiasme dari teman-teman muda, yang jago menavigasikan internet seperti para leluhur mereka yang jago mengarungi sungai Kalimantan. Karena itu, mari ikuti kami. Kami akan menjadi teman sekaligus sahabat yang menarik dan bermanfaat untuk isu Hak-hak Rakyat!

Media Sosial

Setiap hari BIT berkomunikasi dengan para pendukung dan pengikutnya, serta dengan masyarakat umum, melalui saluran media sosialnya. Di Facebook, Instagram dan YouTube, kami memposting pembaruan tentang aktivitas dan potret Staf kami, tetapi juga gambar dari desa, wawancara dengan petani dan podcast dengan pakar nasional dan internasional, dan kami juga merespon masalah terkini yang sedang dibicarakan, lingkungan, hak asasi manusia serta budaya dan tradisi lokal. Mari terhubung dan membuat perubahan bersama.

Panutung Tarung

Judul majalah kami yang berbahasa Dayak kira-kira berarti dalam bahasa Indonesia “Nyala Api Perjuangan”. Media cetak ini, yang sekarang tersedia juga dalam versi elektronik, pada awalnya dirancang untuk memberikan informasi tentang kegiatan Organisasi kepada petani binaan BIT. \n\nSeiring waktu, ia telah berkembang menjadi platform untuk khalayak lokal dan nasional yang lebih luas, dengan artikel, investigasi, dan esai fotografi tentang topik yang terkait dengan Kalimantan Tengah.

Studio Kuan

BIT mendirikan Studio yang kecil tetapi berteknologi maju, untuk memproduksi konten multimedia untuk platform media sosial dan berbagai sarana komunikasi lainnya. Kami merekam podcast audio dan video, belajar dan mengajar tentang fotografi, pembuatan video, dan pengeditan. Kami membuka kepada masyarakat umum mikrofon ini dan para ahli yang dapat membantu publik untuk memahami isu terpenting yang sedang diperjuangkan.