Setiap daerah dan masyarakatnya memiliki daya tarik dan keunikannya tersendiri. BIT menghadirkan potret-potret kehidupan Masyarakat Adat Dayak maupun aktivitas Staf BIT bersama mereka yang menarik untuk diketahui
Setiap desa di Manuhing Raya memiliki sekolah dimana anak-anak dapat bersekolah dasar. Setelah jenjang itu, mereka mungkin perlu pindah ke lokasi lain
Orang Dayak awalnya bermukim mengikuti perairan yang mengalir menuju hutan-hutan mereka. Sejak saat itu, mereka memiliki keterikatan terhadap sungai.
Baju-baju tradisional Masyarakat Adat Dayak mengidentifikasi berbagai sub-suku. Setiap item memiliki makna dan berhubungan dengan alam sekitarnya
Anak-anak dari Kalimantan Tengah sedang memainkan kecapi khas milik mereka, dengan dua dawai dan berbentuk Burung Enggang, burung Sakral bagi Suku Dayak,
Seorang wanita Dayak membuat pensil dari cabang Pohon Sengon (Albasia) yang ditanam melalui proyek 1JT Pohon dari Departemen Kehutanan BIT
Di waktu lampau, Orang Dayak tinggal di rumah panjang (Betang) yang dibangun seperti benteng untuk berlindung dari ancaman bencana alam dan peperangan. Betang umumnya mengakomodasi beberapa keluarga.