Setiap daerah dan masyarakatnya memiliki daya tarik dan keunikannya tersendiri. BIT menghadirkan potret-potret kehidupan Masyarakat Adat Dayak maupun aktivitas Staf BIT bersama mereka yang menarik untuk diketahui
Direktur BIT, Yanedi Jagau mengantarkan bibit-bibit untuk anggotan kelompok tani dampingan. Sayuran akan dipanen untuk pangan keluarga mereka atau dijual
Jumlah penduduk Desa-desa di kec. Manuhing Raya, Gunung Mas, masih terbilang jarang. Pemukiman berada di lokasi dekat sungai, rumah terbuat dari kayu dan tidak ada listrik.
Pria dan Wanita Dayak sering membawa senjata mandau (pedang pendek), atau pisau (langgei) yang mereka ikatkan di pinggang untuk perlindungan diri atau membersihkan semak-semak di hutan
Para Staf BIT melakukan perekaman video pendek untuk mengkomunikasikan ke publik mengenai opini personal mereka mengenai Hari Kemerdekaan Indonesia
Tempat menaruh tulang (sandung) umumnya menggunakan patung Sapundu yang menggambarkan karakter fisik dari orang yang meninggal (almarhum)
Di Tumbang Samui, wanita-wanita dari kelompok perikanan memanen 50 kg ikan patin. Produksi ini untuk konsumsi keluarga atau dijual di desa-desa sekitar.